Kamis, 05 Mei 2011

saya berbeda, dan saya mencintai mereka,, :')

Saya lagi mellow banget,, nangis, mewek kaya' anak kecil,..
sudah lama saya gak kaya' gini, waktu-waktu yang benar-benar bikin saya down,..
saya pengen kali cerita sama bumi, tapi dia sibuk ngerjaen tugasnya, bukan berarti dia gak ada buat saya tapi saya yang gak mau ganggu dia *klise memang. dia dikejar-kejar deadline ngerjain tugas cz tugaznya itu mau di bawa dosennya study ke semarang *yah itu bkin saya bangga padanya, love him.

tadi waktu saya pulang kuliah dalam keadaan capek berat, saya liat mobil abang saya yang pertama di depan rumah, setau saya tadi siang dia di malaysia, coz saya telpon-telpon gak bisa di hubungi, bang rinal yang kasih tau saya kalo dia lagi di malaysia, tapi kok sekarang ada di depan rumah ya,, hm,,

jam 10.23 di jam tangan saya, yah lewat 23 menit dari waktu rumah yang saya dan bumi tentuin, tapi tiga hari ini saya benar-benar lelah, pulang jam segitu terus, menghadiri rapat-rapat dari tiga organisasi yang saya ikuti, yups, t.i.g.a, sampe bumi jha wanti-wanti ke saya , kalo misalnya gak sanggup ya gak usah di paksaain coz dia gak mau saya sakit, *love u my soul beda dengan reaksi keluarga saya yang dingin *kulkas kalee :) mereka sama sekali gak peduli dengan kegiatan-kegiatan saya... :'( yah itu lah yang bikin saya malam ini merasa down kali..

Keluarga saya adalah keluarga sibuk..
Bagi mereka sesibuk apapun saya dengan kegiatan-kegiatan keorganisasian, itu gak penting..
saya suka berorganisasi, tapi mereka,.? gak melarang sih, gak mendukung juga, setiap kali saya bercerita soal organisasi, atau pengalaman-pengalaman "hebat" saya, mereka hanya berkomentar, "buat apa sih, ikut gitu-gituan, kuliah aja yang bener" oh Tuhan, saya bingung dengan pertanyaan biasa kek gtu,
makanya saya gak pernah mengeluh lelah sama mereka, lagian kasian mereka juga, kalo harus menerima keluhan gak penting dari kegiatan "gak penting" yang saya lakuin. :'(

dan bumi,, dia selalu ada buat saya...

keluarga saya adalah keluarga bisnis
Bagi mereka yang paling utama harus di tanamkan di otak kita adalah Bagaimana supaya bisa sangat dekat dengan Tuhan, dan memiliki uang yang sangat banyak, abang2 saya, sepertinya sudah punya masa depan untuk saya, ya benar.. hm,, mereka selalu berkata.. " kamu harus bisa fokuskan masa depan, pikirkan dengan jelas apa yang mau kamu lakukan, yang paling utama itu motivasi dan semangat,, dan nanti saat adikmu sudah pindah kesini, kita buka sebuah usaha baru yang bisa kalian kelola berdua, gak usah mikir macam-macam deh, hura-hura sama teman-teman itu di tinggalkan saja, sekarang itu gimana duit bisa masuk jhaa, kan senang kalo masih muda dah bisa bawa mobil n punya rumah sendiri" kata-kata yang luar biasaa,, saya senang punya keluarga seperti mereka, sangat memotivasi saya,, tapii,.. yah memang saya yang brutal punya otak kurang maksimal, malah merasa itu adalah benang masa depan saya yang ternyata sudah mereka rajut sendiri dan mereka teriakkan semangat pada saya untuk melanjutkannya... dan saya hanya bisa diaam sambil tersenyum sarat makna...

yah saya mencintai keluarga saya dengan segala kerisauan :')

Keluarga saya keluarga yang real
Mereka sangat tidak menyukai saya, ketika tahu, saya di kamar menghabiskan waktu di depan lapty mulai merangkai katakata yang sering mereka sindir dengan ejekan "lagi apa,.? bikin novel,.? cerpen,.? hah" oh Tuhan, mereka membenci dunia tulisan, dan saya sangat mencintai tulis menulis, saya juga mencintai mereka,
mereka membenci saya ketika tahu saya di kamar menghabiskan waktu dengan mebaca , ya membaca, karya sastra tentunya dan mereka datang dengan sindiran " ntah apalah yang kamu dapat dari buku seperti itu, meracuni otak.!" apalagi tahu saya menghabiskan uang untuk membeli buku-buku , mereka akan sangat tidak suka., :')
padahal andai saja mereka mau membuka kata,. dan bertanya..
"apa yang sebenarnya kamu mau,.?katakan saja, karena kami tidak mau melihat kamu bersedih"
ah sayang, itu gak mungkin,.
saya mengenal mereka,..
orang-orang luar biasa, yang justru karena merekalah saya bisa sedikit melenceng dari yang mereka harapkan,. :D

yah benar, saya berbeda,, saya mencintai mereka...
hanya saja saya terlalu menuntut mereka mengerti saya.. :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar