Sangat kecil,.. :D
Dengan pemikiran seorang anak kecil aku mengambil peran selaku anak kecil umumnya, bermain, becanda, tertawa, menangis,, Yaap, Batusangkar, Sumbar...
aku memulai masa-masa kecil itu,..
Dengan Papa seorang pedagang, dan mama,, hm,, waktu itu kalo gx salah mama juga bantu papa bedagang deh,, aku tumbuh menjadi anak manja, yah walaupun aku gak begitu ingat apa sih hal yang aku manjakan saat itu,, dengar-dengar dari cerita mama katanya dulu aku selalu punya banyak permintaan, sedangkan keluarga kami hanya keluarga sederhana, bayangkan,, saat itu papa harus menyekolahkan 2 kakakq dan 2 abngku di tingkat SMA, SMP, dan SD,semua jenjang pendidikan berisi,! I LOVE MY FATHER VERY MUCH .,, hehe
Tentu saja dengan keadaan ekonomi seperti itu, tidak semua hal yang aku minta dapat ku miliki, yah walaupun lebih seringnya aku memaksa agar bisa memilikinya,, :`)
Rusyda Fahmia Rifka (Mia) n Rahmizakia Rifka(Miza),,..
dua nama kaka beradik itu yang tak akan pernah terlupakan saat di tanya tentang masa-masaku di tahun ini, mereka seumuran denganku dan adikku wahyu niarti(Ayu),
banyak hal yang kami lakuin aku bingung mengkategorikannya kedalam elemen mana, tapi yang jelas aku bahagia pernah melewati masa bersama mereka,,..
Dulu itu,,
kami sering bermain di depan rumahku dan rumah mereka secara bergantian, kami bermain kejar-kejaran, masak-masakan, barbie, monopoli, bola kasti,, semua permainan anak kecil bahkan kami pernah bermain pura-pura menjadi detektif, lalu seolah-olah benar-benar menghadapi sebuah kasus, dan menamainya yaitu "Misteri di Belakang Rumah Mia dan Miza" hahhaha, sumpah kalo sekarang di ingat-ingat lagi aku ngakak gx berenti-berenti, waktu itu kita benar-benar bermain kasus itu dengan serius, sampe lari-lari di pematang sawah dan adegan jatoh gak lupa adegan ngos-ngosan seolah benar-benar menegangkanlah suasananya :D hah sangat ku rindukan, semoga kalian masih mengingat ku dan masa-masa "polos" kitaaa itu..
Waktu berlanjut teknologi udah mulai berkembang,.,hm..tunggu dulu kalo gak salah di era ini muncul seorang sahabat kecil lagi namanya Tika , dsana kami mulai bereksperimen layaknya orang dewasa, membuat sebuah usaha Perpustakaan mini, mengatur ketua wakil sekretaris dan bendahara hahhaha *dasar anak kecil* :D,,, di tambah dengan permainan baru mereka, Keyboard, ya keyboard yang waktu itu sangaat aku sukai,, aku suka mengotak-atiknya, heheh, berasa seperti sherina yang saat itu lagi Booming bangeet,, :p
nah dengan menggunakan keyboard itu kami berhasil menciptakan sebuah lagu yang liriknya begini,..
Jangan Bersedih oh sahabatku,..
kalau kau sedih hati kamipun ikut begitu,..
Marilah marilah kita bernyanyi,..
janganlah jangalah engkau bersedih,..
marilah-marilah kita bermain...
hapuslah airmata yang telah mengalir,.. ;`)
kangen mereka
:*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar